Gelar Workshop Peduli Kawasan Tanpa Rokok: Kita Berterima kasih kepada Aspeksindo.

Penajam (26/11). Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO) menggelar workshop sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Penajam Paser Utara. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Makan Pelangi Penajam.

Direktur Eksekutif ASPEKSINDO, Andi Fajar Asti, menyampaikan kegiatan ini adalah salah satu program kerjasama dengan The Union dalam rangka pengendalian tembakau yang dimulai di PPU.

“Kerjasama yang sudah mulai kita laksanakan ialah kerjasama dengan The Union dalam rangka memastikan Perda KTR di Daerah-daerah Pesisir dan kepulauan dapat terimplementasi dengan baik. Program ini kita maksimalkan dalam rangka menghadirkan kawasan wisata bahari bebas rokok” lanjut Fajar

“Kita berharap kedepannya wisata bahari tidak hanya memikirkan aspek ekonomi namun juga aspek kesehatan dan lingkungan” pungkas Fajar

Dalam pelaksanaan kegiatan, Sainudin Aymar selalu Ketua Panitia dan juga staf Aspeksindo ini menyampaikan bahwa Aspeksindo punya perhatian khusus terhadap kawasan tanpa rokok.

“Aspeksindo mempunyai perhatian khusus terhadap kawasan tanpa rokok seperti wisata Bahari dan lingkungan sekolah, sehingga menyelenggarakan kegiatan ini (workshop) untuk mensosialisasikan kepada semua orang terutama para ormas da pelajar SMA/SMK/MA se-kabupaten Penajam Paser Utara. Ungkap Aymar 

Kegiatan ini juga bertujuan guna memberikan edukasi dan menyadarkan masyarakat PPU agar peduli terhadap urgensi perda yang mana hanya sekedar peraturan namun belum ada keberlanjutan atau implementasi secara konkret. Hal ini sebagaimana di sampaikan oleh Tohiron, S.Pdi selaku Narasumber dari Anggota DPRD Komisi III bahwasannya perda yang ada tidak akan berjalan jika belum ada perbup.

“Ini kan sudah ada (perdanya), perda nomor 02 Tahun 2015 tentang kawasan tanpa rokok, tapi memang perlu adanya tindak lanjut dari Bapak Bupati untuk merumuskan perbupnya. Biar kita tahu jelas hal-hal apa yang dimuat di dalam perbup tersebut.” Jelas Tohiron.

Tohiron juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Aspeksindo yang telah membantu memberikan edukasi kawasan tanpa rokok dan bahaya rokok.

“Kesadaran masyarakat masih minim akan bahaya rokok sehingga menjadi pelopor penyumbang bahaya bagi kesehatan diri sendiri dan orang lain” Ungkap Tohiron

Kita perlu berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada Aspeksindo yang membantu mengontrol persoalan ini di kabupaten PPU. Lanjut Tohiron

Kegiatan ini sangat bagus untuk para ormas dan anak-anak pelajar sebagai calon pemimpin bangsa.

Kegiatan ini memang perlu terus digerakkan agar kesadaran masyarakat bisa meningkat.” Pungkas Tohiron

Narasumber lain dalam kegiatan workshop sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok adalah Ibu Nurlianti, SKM selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara

Dalam penyampaian sambutan serta pemaparan materinya, Ia mengajak para Ormas dan Pelajar SMA/SMK/MA untuk berhenti merokok (jika ada) dan jangan mencoba merokok (jika belum). Ia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Aspeksindo yang telah menyelenggarakan workshop sosialisasi kawasan tanpa rokok.

“Hari ini kita difasilitasi Apseksindo untuk menyelenggarakan workshop sosialisasi kawasan tanpa rokok. Kita perlu berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada Aspeksindo yang membantu mengontrol persoalan ini di kabupaten PPU” Ungkap Nurlianti.

Kegiatan ini sangat membantu pemerintah kabupaten PPU. Dan baru pertama kali kegiatan ini dilakukan oleh asosiasi atau organisasi di luar pemkab” Pungkas Nurlianti 

Hadir dalam workshop sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok yakni, Perwakilan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Guru Pendamping, pimpinan ormas, dan juga perwakilan pelajar-pelajar SMA/SMK/MA se-kabupaten Penajam Paser Utara masing-masing sebanyak 10 siswa.

Gelar Rakornas, ASPEKSINDO Launching 11 Program Unggulan Tahun 2023

Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada Jum’at, 25 November 2022

Rapat yang dihadiri puluhan kepala daerah Anggota Aspeksindo ini membahas terkait program unggulan ASPEKSINDO pada tahun 2023 nantinya.

Andi Fajar Asti dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa Rakornas kali ini menjadi sarana sosialisasi program-program unggulan ASPEKSINDO

“Pada rakornas kami selenggarakan hari ini salah satu agendanya ialah launching dan sosialisasi 11 program unggulan ASPEKSINDO pada tahun 2023” ungkap Fajar

Sebelas program unggulan ASPEKSINDO adalah sebagai berikut :

  1. Pembentukan koperasi nelayan dan pembentukan bank ikan.
  2. Pengembangan UMKM
  3. Platform unicorn dan incubator preneurship (laboratorium budi daya perikanan dan rumput laut)
  4. Pembuatan profil Anggota ASPEKSINDO berbasis digital dan ensiklopedia ASPEKSINDO
  5. Desa maritim dan budaya maritim
  6. Majalah ASPEKSINDO dan buku maritim berbasisi kurikulum lokal
  7. Rakernas tahunan dan Hari Jadi ASPEKSINDO
  8. EXPO UMKM Maritim 2023
  9. ICOMAST 2023
  10. ASPEKSINDO Award 2023
  11. Kunjungan Kerja Luar Negeri

“Keseblas program tersebut nantinya kita akan maksimalkan demi memfasilitasi dan memaksimal kan potensi kelautan di daerah kepulauan dan pesisir seluruh Indonesia” pungkas Fajar

Rakornas ASPEKSINDO, Bahas Program Pengendalian Tembakau

ASPEKSINDO memasukkan pembahasan terkait program pengendalian tembakau dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) yang diselenggarakan di Hotel Sunlake pada Jum’at, (25/11/2022)

Direktur Eksekutif ASPEKSINDO, Andi Fajar Asti, menyampaikan salah satu program kita yang telah berjalan yaitu kerjasama dengan The Union dalam rangka pengendalian tembakau yang kita sudah mulai di PPU.

“Kerjasama yang sudah mulai kita laksanakan ialah kerjasama dengan The Union dalam rangka memastikan Perda KTR di Daerah-daerah Pesisir dan kepulauan dapat terimplementasi dengan baik” ungkap Fajar

“Kegiatannya sudah mulai berjalan di Kabupaten PPU dan akan berlanjut ke Daerah-daerah lainnya, program tersebut kita maksimalkan dalam rangka menghadirkan kawasan wisata bahari bebas rokok” lanjut Fajar

“Kita berharap kedepannya wisata bahari tidak hanya memikirkan aspek ekonomi namun juga aspek kesehatan dan lingkungan” pungkas Fajar.

Kegiatan rakornas ini dihadiri oleh puluhan Anggota ASPEKSINDO diantaranya walikota dan bupati diantaranya
Bupati Mempawah, Bupati Lombok Timur, Bupati Buton, Bupati PPU, Bupati Sibolgah, Bupati Boalemo, Bupati Malaka, Bupati Pesisir Barat, Bupati Bengkayang, Bupati Buru Selatan, Bupati Asahan, Bupati Bangka Selatan, Wakil Bupati Seruyan, Wakil Walikota Tarakan, Walikota Bontang serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah lainnya.

Satu Laut Sejuta Manfaat

Gelar Sosialisasi Program Kedaireka, Ketua Dewan Pembina: Seluruh Anggota ASPEKSINDO Bisa Saling Berkolaborasi dan Bersinergi

Rabu, 2 November 2022


Gelar Sosialisasi Program Kedaireka, Ketua Dewan Pembina ASPEKSINDO berharap seluruh anggota ASPEKSINDO dapat bersinergi dan bersinergi.

Selasa (11/1/2022) Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Indonesia (ASPEKSINDO) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi program Kedaireka di aula gedung D Kemdikbudristek.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pembina ASPEKSINDO, Sokhiatulo Laoli mengatakan, acara yang digelar hari ini memiliki berbagai tema, salah satunya platform Kedaireka.

“Pada kegiatan kita hari ini kita akan menghadirkan beberapa program unggulan yang dilakukan oleh ASPEKSINDO, khususnya Kerjasama Program Kedaireka yang dilakukan oleh Bapak Satria, beasiswa ke luar negeri untuk 200 orang oleh Ibu Himatul Hasanah, Revolusi Kesehatan oleh Hamry Gusman Zakaria, serta seperti presentasi Indonesia sebagai Poros Maritim dunia yang diselenggarakan oleh Prof. Rokhmin Dahuri”, ujar Laoli yang juga Bupati Nias selama dua periode

Lanjut, Laoli, kita sebagai negara yang terdiri dari 70% lautan dan 30% daratan , harus kita maksimalkan potensi lautnya yang sangat kaya, sehingga bisa dimaksimalkan secara regional maupun internasional.

Laoli juga mengatakan bahwa kehadiran ASPEKSINDO tentunya akan memperkuat masyarakat pesisir dan kepulauan di seluruh Indonesia.

“ASPEKSINDO lahir misi untuk memajukan masyarakat pesisir dan kepulauan di seluruh Indonesia. ASPEKSINDO saat ini sedang mendorong DPR RI untuk RUU Daerah Kepulauan yang kini telah menjadi prolegnas , dan berharap dapat disahkan menjadi undang-undang pada tahun 2023,” tambah Laoli.

“Selanjutnya dari sisi pengembangan sumber daya manusia, kami melihat bahwa meskipun pengembangan sumber daya manusia saat ini menghadapi dunia yang sangat dinamis, berisiko dan kompetitif, pengembangan sumber daya manusia masih belum merata. Untuk mengatasi hal tersebut, kita harus terus mengembangkan jalur-jalur baru dengan inovasi-inovasi terkini, yang harus diperluas dalam setiap aspek kehidupan dan menjadi budaya kita sehari-hari, diperlukan sinergi seluruh elemen bangsa, salah satunya sinergi dengan perguruan tinggi, oleh karena itu kami menyambut baik kerjasama ASPEKSINDO dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, diperkuat dengan inovasi program Kedaireka yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Diharapkan sinergi yang dicapai dapat bermanfaat dan memiliki daya dukung yang kuat di daerah-daerah berkembang di Indonesia”, tutup Laoli.

Andi Fajar Asti, Direktur Eksekutif ASPEKSINDO, mengatakan daerah kepulauan seringkali hanya menerima sebagian kecil dana dari pusat, sehingga ASPEKSINDO menghadirkan bapak dan ibu kepala daerah untuk hadir langsung di pusat untuk memastikan bahwa dana-dana pembangunan yang diterima tidak hanya sisanya saja.

“Program Kedaireka, dengan total dukungan sebesar Rp. 1-2 triliun, tentunya kami harapkan menjadi program andalan yang bisa di kolaborasikan oleh daerah-daerah pesisir kepuluan sehingga mampu meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang selalu rendah di wilayah pesisir dan kepulauan.” Tutup Fajar.


Jelang Pelantikan, Pengurus Aspeksindo Temui Wapres Ma’ruf Amin

Asosiasi pemerintah daerah kepulauan dan pesisir seluruh indonesia (ASPEKSINDO) melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden (Wapres), Ma’aruf Amin di Istana Wapres, Kamis (20/1).

Silaturahmi ini membahas agenda pelantikan Aspeksindo yang rencananya akan digelar pada 24 Februari 2022.

Pada pertemuan tersebut Ma’aruf Amin menyampaikan kesiapannya menghadiri pelantikan dan memberikan apresiasi kepada Aspeksindo atas peran dan kontribusinya membangun masyarakat kepulauan dan pesisir.

Wapres berharap aspeksindo yang beranggotakan pemerintah daerah berbasis kepulauan dan pesisir menjadi pilar dan motor penggerak pemerintah pusat untuk mewujudkan indonesia sebagai poros maritim dunia.

Wapres juga menegaskan pentingnya memberikan kewenangan yang seluas-luasnya kepada pemerintah daerah untuk mengelola sumber daya laut untuk kesejahteraan masyarakat kepulauan dan pesisir.

Sementara itu, Andi Harun, Ketua Umum Aspeksindo menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Wapres atas kesediaanya membuka Munas ASPEKSINDO di Belitung secara virtual dan siap menghadiri secara langsung pelantikan dan rapat kerja nasional.

Dalam pertemuan tersebut Andi Harun berharap atensi pemerintah pusat untuk memberi kewenangan secara proposional kepada pemerintah daerah yang berbasis kepuluan dan pesisir dalam mengelola wilayah laut yang selama ini diserahkan kepada pemerintah provinsi.

Andi Harun menilai hilangnya kewenangan kabupaten/kota dalam mengelola sektor kelautan sangat menghambat sistem pengelolaan sumber daya laut di daerah, di mana birokrasi perizinan usaha disektor kelautan yang begitu panjang yang sangat tidak efektif dan efisien.

“Secara georafis jarak antara masyarakat kepulauan dan pesisir yang akan melakukan usaha sektor kelautan sangat jauh dari ibu kota provinsi. Ini tentu sangat jauh dari nafas reformasi birokrasi,” katanya.

Lebih lanjut Walikota Samarinda itu berharap pemerintah pusat melibatkan pemerintah daerah secara serius untuk melakukan penyaluran dan pendampingan kredit usaha rakyat di semester pertama bagi nelayan untuk mempercepat proses penyerapan dana KUR.

Selain Andi Harun, pertemuan dengan Wapres juga dihadiri Bupati Kaimana yang juga Bendahara Umum Aspeksindo, Freddy Thie. Bupati Belitung (Wakil Ketua Umum) H. Sahani Saleh, S. Sos. Wakil Walikota Kupang (Wasekjen) Hermanus Man, Bupati Mempawah (Wakil Ketua Umum), Hj. Erlina Ria Norsan.

Hadir juga Direktur Eksekutif Aspeksindo, Dr. Andi Fajar Asti, M.Pd.,M.Sc. dan Staf Ahli Aspeksindo, Misyal Ahmad, SH.,M.H.

Sumber : ujungjari.com

Februari, Aspeksindo Bakal Gelar Pelantikan Pengurus dan Rakernas

Direktur Eksekutif Aspeksindo Andi Fajar Asti

Aspeksindo.or.id – Pelantikan pengurus Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO) dan Rakernas akan digelar pada 24 Februari mendatang.

Acara tersebut akan dirangkaikan dengan The International Conference on Maritime: Applied Science and Technology (ICOMAST). “ASPEKSINDO harus go international sehingga kami berharap pelantikan nanti dapat merumuskan sebuah program yang dapat menarik investasi di daerah kepulauan dan pesisir,” ujar Direktur Eksekutif Aspeksindo Andi Fajar Asti dalam siaran persnya pada hari Minggu (10/10).

Menurut Andi, kita membutuhkan investasi untuk mendorong pembangunan di sektor maritim. Hal ini akan menjadi fokus ASPEKSINDO pada rapat kerja nasional (Rakernas) mendatang. Andi menjelaskan satu periode kepengurusan Aspeksindo yang lalu sudah cukup untuk penguatan kelembagaan. Sekarang saatnya ASPEKSINDO melakukan akselerasi program yang lebih konkret terutama membangun ekonomi maritim.


Dia mengatakan pihaknya akan mengundang negara-negara yang tergabung dalam Indian Ocean Rim Association (IORA) agar ada kemudahan akses investasi dan sharing pengalaman di sektor maritim.
“Dengan demikian kita bisa menjawab visi besar dalam Munas II ASPEKSINDO yaitu membangun Indonesia dari pinggiran,” ujar Andi. Sebelumnya, Wali Kota Samarinda Andi Harun terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) periode 2021- 2025 pada Munas II di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.


Dalam Munas II yang diikuti 338 kepala daerah dari daerah kepulauan dan pesisir itu, Andi terpilih secara aklamasi. Dia menjadi Ketua Umum Aspeksindo menggantikan ketua umum sebelumnya Abdul Gafur Masud yang juga Bupati Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur. Munas II tersebut juga menetapkan Bupati Belitung Sahani Saleh sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Aspeksindo dan Bupati Kaimana Freddy Thei sebagai Bendahara Aspeksindo.

Sumber : www.jpnn.com

Aspeksindo Gelar Munas II di Perairan Belitung | KRI SEMARANG

BADAU – Menjadi suatu kebanggaan, Kabupaten Belitung dipercaya menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) II Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO). 

Tak seperti perhelatan sebelumnya, kali ini Munas yang bertemakan “Membangun Indonesia dari Pinggiran” bertepatan pada Peringatan Hari Maritim Nasional diselenggarakan di atas KRI Semarang-594 milik TNI AL yang berlabuh di Pelabuhan Tanjung Ru,  Kabupaten Belitung, Jumat (08/10/2021). 

Lebih tak biasa lagi, Munas kali ini dihadiri langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, Wamenhan RI dan Wamen Tata Ruang RI ditambah juga kehadiran Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman bersama dengan Kapolda Anang Syarif Hidayat. 

Dalam sambutannya, Gubernur Erzaldi Rosman mengucapkan selamat menjalankan Munas II kepada seluruh anggota Aspeksindo yang hadir. Ia juga mengapresiasi kreatifitas tinggi dalam penyelenggaraan Munas tahun ini, karena dilaksanakan di atas KRI milik Angkatan Laut ini. 

Apresiasi tinggi juga disampaikannya kepada Kasal Yudo Margono atas perhatian khusus kepada pemerintah daerah kepulauan dan pesisir. 

“Saya yakin, kolaborasi antara TNI AL dan Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir dan ini akan menjadi lompatan dan daya ungkit  yang luar biasa,” ungkapnya. 

Gubernur juga berharap kepada jajaran pengurus dan anggota Aspeksindo agar bersama-sama mendukung kesuksesan daerah kepulauan dan pesisir di Indonesia melalui susunan kepengurusan yang dapat membawa organisasi tersebut menjawab tantangan pembangunan dimasa depan. 

Disamping itu untuk turut serta menghasilkan rumusan rekomendasi yang akan membawa kemajuan serta memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat serta untuk memajukan perekonomian nasional. 

“Mari kita gali potensi yang ada di daerah ini, dengan aturan yang baik untuk mensejahterakan masyarakat kita,” pungkas Gubernur. 

Aspeksindo yang beranggotakan ratusan kepala daerah wilayah kepulauan dan pesisir, merupakan wadah akselerator untuk mendorong kemajuan daerah kepulauan dan pesisir di Indonesia yang tergabung pada sebuah organisasi kerjasama yang menjalin hubungan kemitraan antar pemerintah daerah kepulauan dan pesisir. 

Organisasi ini diharapkan dapat menjembatani berbagai kepentingan, baik bagi pemerintah daerah kepulauan dan pesisir, pemerintah pusat, dunia industri atau swasta serta pihak lain, baik di dalam maupun luar negeri. 

Sehingga keberadaan Aspeksindo ini diharapkan mampu membangun dan menciptakan sebuah persepsi yang sama mengenai peran dan kewenangan kepala daerah kepulauan dan pesisir dalam membangun daerahnya sesuai dengan karakteristik kepulauan. 

Kasal Yudo Margono pada kesempatan tersebut sangat berbangga atas terlaksananya Munas ini, menurutnya Aspeksindo merupakan mitra yang bermisi sama, yaitu kemajuan maritim. 

“Tidak mungkin kami angkatan laut bekerja sendiri tanpa dukungan pemerintah daerah kepulauan dan pesisir ini. Tentunya perlu berkerjasama dengan bapak-ibu semua,” ungkapnya. 

Sementara itu, Ketua Umum Aspeksindo Abdul Ghafur memiliki kesan tersendiri atas kedatangannya ke Babel, dirinya mengatakan sangat iri dengan Indonesia bagian barat seperti Babel, karena di wilayahnya yakni Kalimantan Timur masih banyak jalanan yang berlubang, namun di Belitung sangat mulus. 

“Negara kita maritim, bangsa ini adalah bangsa dari gambaran surga,” ungkap Bupati Penajam Paser Utara tersebut. 

Bupati Penajam Paser Utara tersebut pun berpesan kepada pemerintah pusat untuk memberikan hak-hak masyarakat di pulau-pulau terluar. Hal ini mungkin kecil tampaknya, tetapi menurutnya, benteng kita salah satunya tentang pengakuan pulau-pulau kecil agar memiliki kekuatan hukum. 

“Semoga aspeksindo kedepan berguna bagi bangsa kita untuk menuju bangsa indonesia yang maju,” ungkapnya di Rakornas Aspeksindo. 

Selain itu, Abdul Ghafur yang merupakan anak kelahiran pulau Kalimatan itu menceritakan bahwa dirinya bahkan lahir diatas kapal, sehingga ia berbangga sebagai anak pesisir, Munas kali Ini pertama kali diselenggarakan diatas Kapal. 

Dirinya berterima kasih kepada jajaran pemerintah di Babel sebagai tuan tumah dan kepada TNI AL katena dapat melaksanakan Munas ini di KRI Semarang-594. 

Sumber: Dinas Kominfo

Penulis: Nona Dp

Fotografer : Rifki Amalun

Laut China Memanas, India Keluarkan Kapal Perang

Aspeksindo.or.id – Kapal Perang Ramai Ramai Menuju Laut Cina Selatan .Kapal perang dari beberapa negara memasuki wilayah laut Cinta Selatan

Hal Itu itu diyakini untuk menahan ekspansi territorial cina di wilayah tersebut ,Beijing diketahui mengkalim bahwa hamper seluruh perairan Laut Cina Selatan sebagai wilayah Kedaulatan nya

Belum lagi India mengirim 4 buah kapal perang ke Laut Cina Selatan yang nantinya akan melakukan latihan

Dengan negara – negara yang tergabung dalam Quad yaitu Australia , Jepang dan AS

Angkatan laut india menyebut inisiatif  ini berdasarkan pada kepentingan maritime Bersama ,

Serta komitmen terhadap Kebebasan Navigasi di laut .

Sebelumnya , Jerman telah mengirim kapal perangnya ke Laut Cina Selatan untuk misi kebebasan navigasi

Inggris serta negara Erpoa lainya pun diketahui akan mengirimkan kapal ke mereka .

Akan kah india dan negara eropa beperang dengan  cina ?

Lomba Paduan Suara Mars Aspeksindo

Hallo Sahabat Aspeksindo ,

THE TREND IS STARTED❗️
Pendaftaran VIPASMARA 2021 !🤩✨

VIPASMARA (Video Paduan Suara MARS ASPEKSINDO) adalah kompetisi tentang lomba paduan suara melalui video . Untuk pertama kalinya kami menyelanggarakan lomba Dalam rangka Hut Aspeksindo 10 Agustus mendatang dan hari Kemerdekaan Republik Indonesia Yang Ke 76 .

Kami Mengajak kepada jajaran anggota PKK yang ada di seluruh indonesia untuk mengikuti lomba yang kami selengarakan .

Ketentuan:

  1. Download File Audio mp3 mars Aspeksindo dan not balok / lirik berupa pdf
  2. VIDEO Paduan suara MARS ASPEKSINDO dikirim melalui email
  3. Lokasi pengambilan gambar adalah di pesisir atau pulau khas masing-masing daerah
  4. Paduan suara terdiri dari Anggota TIM PENGGERAK PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (PKK) minimal Kabupaten / Kota minimal 50 % dari jumlah personil.
  5. Paduan suara minimal 6 orang personil
  6. Pakaian Bebas.
  7. Video berformat Mp4/Avi
  8. Video dikirimkan ke email festivalfilmaspeksindo@gmail.com , subject : VIPASMARA 2021 | Nama | Asal Kota
  • Tahap Pendaftaran :
  • Peserta Harus Mendaftarkan / mengisi form terlebih dahulu untuk perwakilan 1 orang ,
  • Jika Sudah mengisi form pendaftaran maka , peserta harus mengirimkan karya berupa video ke Email : storageaspeksindo@qmail.id

Daftar Lomba Sekarang

DOWNLOAD FILE MP3 & NOT BALOK MARS

Kapal Ikan KM UNITED Terbakar | 2 ABK Hilang dan Satu Meninggal Dunia

Aspeksindo.or.id – Kapal penangkap ikan bernama KM United rute pelabuhan perikanan Belawan menuju Fishing Ground perairan Pulau Berhala kapasitas 60 GT, terbakar di perairan Pulau Berhala Kabupaten Serdang Bedagai Sumatra Utara Selasa (3/8/2021).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan Toto Mulyono mengatakan, KM united membawa 10 orang ABK. Kejadian tersebut menyebabkan satu orang ABK meninggal dunia dan 2 orang lagi masih dinyatakan hilang. Sedangkan 7 orang lain nya selamat dan pagi tadi sekitar pukul 03.00 WIB telah tiba di Pelabuhan Belawan.

“Saat kebakaran terjadi KM Tanto (Kapal Kargo) yang sedang melintas dari perairan Pulau Berhala menuju Belawan melihat KM United terbakar dan mencoba memadamkan api,” kata Toto, Rabu (4/8/2021).

“Pada saat yang sama KM United 2 (satu perusahaan yang sama dengan KM United yang terbakar) juga sedang melintas dan langsung membantu memadamkan api,” tambahnya.

Toto menjelaskan, besarnya kobaran api langsung membakar semua bagian kapal, sehingga usaha yang dilakukan tidak membuahkan hasil. Akibat kebakaran KM United karam dilokasi tersebut.

“Selanjutnya KM United 2 melakukan evakuasi terhadap 7 ABK yang selamat dan 1 ABK yang meninggal dunia menuju Pelabuhan Belawan,” ungkapnya.

Korban selamat di antaranya:

1. Ilham (51) warga gg. Alpala Belawan

2. Abdul Khoir Lase (28) warga Kampung Nelayan

3. Hotma Pasolian (32) warga Namoukur

4. Putra (23) warga Belawan

5. Syahrial (25) warga Kelurahan Nelayan Indah Belawan

6. Erikson Sitompul (45) warga Sei Mati Belawan

7. Idris Gunawan Harahap (32) warga Lorong 4 Umum Belawan Korban meninggal :

1. M. Ali Simanjuntak Korban Hilang :

1. Jhon (nahkoda kapal)

2. Simatupang (abk). “Pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB, KN SAR Sanjaya bersama 18 orang personel berangkat menuju perairan Pulau Berhala, dan hingga saat ini tim masih fokus melakukan pencarian, semoga korban secepatnya bisa ditemukan,” harapnya.