Gelar Sosialisasi Program Kedaireka, Ketua Dewan Pembina: Seluruh Anggota ASPEKSINDO Bisa Saling Berkolaborasi dan Bersinergi

Rabu, 2 November 2022


Gelar Sosialisasi Program Kedaireka, Ketua Dewan Pembina ASPEKSINDO berharap seluruh anggota ASPEKSINDO dapat bersinergi dan bersinergi.

Selasa (11/1/2022) Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Indonesia (ASPEKSINDO) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi program Kedaireka di aula gedung D Kemdikbudristek.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pembina ASPEKSINDO, Sokhiatulo Laoli mengatakan, acara yang digelar hari ini memiliki berbagai tema, salah satunya platform Kedaireka.

“Pada kegiatan kita hari ini kita akan menghadirkan beberapa program unggulan yang dilakukan oleh ASPEKSINDO, khususnya Kerjasama Program Kedaireka yang dilakukan oleh Bapak Satria, beasiswa ke luar negeri untuk 200 orang oleh Ibu Himatul Hasanah, Revolusi Kesehatan oleh Hamry Gusman Zakaria, serta seperti presentasi Indonesia sebagai Poros Maritim dunia yang diselenggarakan oleh Prof. Rokhmin Dahuri”, ujar Laoli yang juga Bupati Nias selama dua periode

Lanjut, Laoli, kita sebagai negara yang terdiri dari 70% lautan dan 30% daratan , harus kita maksimalkan potensi lautnya yang sangat kaya, sehingga bisa dimaksimalkan secara regional maupun internasional.

Laoli juga mengatakan bahwa kehadiran ASPEKSINDO tentunya akan memperkuat masyarakat pesisir dan kepulauan di seluruh Indonesia.

“ASPEKSINDO lahir misi untuk memajukan masyarakat pesisir dan kepulauan di seluruh Indonesia. ASPEKSINDO saat ini sedang mendorong DPR RI untuk RUU Daerah Kepulauan yang kini telah menjadi prolegnas , dan berharap dapat disahkan menjadi undang-undang pada tahun 2023,” tambah Laoli.

“Selanjutnya dari sisi pengembangan sumber daya manusia, kami melihat bahwa meskipun pengembangan sumber daya manusia saat ini menghadapi dunia yang sangat dinamis, berisiko dan kompetitif, pengembangan sumber daya manusia masih belum merata. Untuk mengatasi hal tersebut, kita harus terus mengembangkan jalur-jalur baru dengan inovasi-inovasi terkini, yang harus diperluas dalam setiap aspek kehidupan dan menjadi budaya kita sehari-hari, diperlukan sinergi seluruh elemen bangsa, salah satunya sinergi dengan perguruan tinggi, oleh karena itu kami menyambut baik kerjasama ASPEKSINDO dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, diperkuat dengan inovasi program Kedaireka yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Diharapkan sinergi yang dicapai dapat bermanfaat dan memiliki daya dukung yang kuat di daerah-daerah berkembang di Indonesia”, tutup Laoli.

Andi Fajar Asti, Direktur Eksekutif ASPEKSINDO, mengatakan daerah kepulauan seringkali hanya menerima sebagian kecil dana dari pusat, sehingga ASPEKSINDO menghadirkan bapak dan ibu kepala daerah untuk hadir langsung di pusat untuk memastikan bahwa dana-dana pembangunan yang diterima tidak hanya sisanya saja.

“Program Kedaireka, dengan total dukungan sebesar Rp. 1-2 triliun, tentunya kami harapkan menjadi program andalan yang bisa di kolaborasikan oleh daerah-daerah pesisir kepuluan sehingga mampu meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang selalu rendah di wilayah pesisir dan kepulauan.” Tutup Fajar.


Februari, Aspeksindo Bakal Gelar Pelantikan Pengurus dan Rakernas

Direktur Eksekutif Aspeksindo Andi Fajar Asti

Aspeksindo.or.id – Pelantikan pengurus Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO) dan Rakernas akan digelar pada 24 Februari mendatang.

Acara tersebut akan dirangkaikan dengan The International Conference on Maritime: Applied Science and Technology (ICOMAST). “ASPEKSINDO harus go international sehingga kami berharap pelantikan nanti dapat merumuskan sebuah program yang dapat menarik investasi di daerah kepulauan dan pesisir,” ujar Direktur Eksekutif Aspeksindo Andi Fajar Asti dalam siaran persnya pada hari Minggu (10/10).

Menurut Andi, kita membutuhkan investasi untuk mendorong pembangunan di sektor maritim. Hal ini akan menjadi fokus ASPEKSINDO pada rapat kerja nasional (Rakernas) mendatang. Andi menjelaskan satu periode kepengurusan Aspeksindo yang lalu sudah cukup untuk penguatan kelembagaan. Sekarang saatnya ASPEKSINDO melakukan akselerasi program yang lebih konkret terutama membangun ekonomi maritim.


Dia mengatakan pihaknya akan mengundang negara-negara yang tergabung dalam Indian Ocean Rim Association (IORA) agar ada kemudahan akses investasi dan sharing pengalaman di sektor maritim.
“Dengan demikian kita bisa menjawab visi besar dalam Munas II ASPEKSINDO yaitu membangun Indonesia dari pinggiran,” ujar Andi. Sebelumnya, Wali Kota Samarinda Andi Harun terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) periode 2021- 2025 pada Munas II di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.


Dalam Munas II yang diikuti 338 kepala daerah dari daerah kepulauan dan pesisir itu, Andi terpilih secara aklamasi. Dia menjadi Ketua Umum Aspeksindo menggantikan ketua umum sebelumnya Abdul Gafur Masud yang juga Bupati Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur. Munas II tersebut juga menetapkan Bupati Belitung Sahani Saleh sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Aspeksindo dan Bupati Kaimana Freddy Thei sebagai Bendahara Aspeksindo.

Sumber : www.jpnn.com

Laut China Memanas, India Keluarkan Kapal Perang

Aspeksindo.or.id – Kapal Perang Ramai Ramai Menuju Laut Cina Selatan .Kapal perang dari beberapa negara memasuki wilayah laut Cinta Selatan

Hal Itu itu diyakini untuk menahan ekspansi territorial cina di wilayah tersebut ,Beijing diketahui mengkalim bahwa hamper seluruh perairan Laut Cina Selatan sebagai wilayah Kedaulatan nya

Belum lagi India mengirim 4 buah kapal perang ke Laut Cina Selatan yang nantinya akan melakukan latihan

Dengan negara – negara yang tergabung dalam Quad yaitu Australia , Jepang dan AS

Angkatan laut india menyebut inisiatif  ini berdasarkan pada kepentingan maritime Bersama ,

Serta komitmen terhadap Kebebasan Navigasi di laut .

Sebelumnya , Jerman telah mengirim kapal perangnya ke Laut Cina Selatan untuk misi kebebasan navigasi

Inggris serta negara Erpoa lainya pun diketahui akan mengirimkan kapal ke mereka .

Akan kah india dan negara eropa beperang dengan  cina ?

Lomba Paduan Suara Mars Aspeksindo

Hallo Sahabat Aspeksindo ,

THE TREND IS STARTED❗️
Pendaftaran VIPASMARA 2021 !🤩✨

VIPASMARA (Video Paduan Suara MARS ASPEKSINDO) adalah kompetisi tentang lomba paduan suara melalui video . Untuk pertama kalinya kami menyelanggarakan lomba Dalam rangka Hut Aspeksindo 10 Agustus mendatang dan hari Kemerdekaan Republik Indonesia Yang Ke 76 .

Kami Mengajak kepada jajaran anggota PKK yang ada di seluruh indonesia untuk mengikuti lomba yang kami selengarakan .

Ketentuan:

  1. Download File Audio mp3 mars Aspeksindo dan not balok / lirik berupa pdf
  2. VIDEO Paduan suara MARS ASPEKSINDO dikirim melalui email
  3. Lokasi pengambilan gambar adalah di pesisir atau pulau khas masing-masing daerah
  4. Paduan suara terdiri dari Anggota TIM PENGGERAK PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (PKK) minimal Kabupaten / Kota minimal 50 % dari jumlah personil.
  5. Paduan suara minimal 6 orang personil
  6. Pakaian Bebas.
  7. Video berformat Mp4/Avi
  8. Video dikirimkan ke email festivalfilmaspeksindo@gmail.com , subject : VIPASMARA 2021 | Nama | Asal Kota
  • Tahap Pendaftaran :
  • Peserta Harus Mendaftarkan / mengisi form terlebih dahulu untuk perwakilan 1 orang ,
  • Jika Sudah mengisi form pendaftaran maka , peserta harus mengirimkan karya berupa video ke Email : storageaspeksindo@qmail.id

Daftar Lomba Sekarang

DOWNLOAD FILE MP3 & NOT BALOK MARS

Greysia/Apriyani Raih Emas, Posisi Indonesia No 1 di ASEAN

Aspeksind.or.id – Kontingen Indonesia akhirnya pecah telur dengan meraih medali emas di Olimpiade 2020 Tokyo. Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriani Rahayu, berhasil menyumbang medali emas bagi Indonesia setelah menekuk ganda putri asal Cina, Chen Qingchen/Jia Yifan, di final Olimpiade Tokyo 2020 dengan skor 21-19, 21-15, Senin (2/8).

Tambahan satu medali emas ini membuat posisi Indonesia di papan klasemen perolehan medali Olimpiade Tokyo melonjak signifikan. Sebelumnya, tim Merah Putih berada di posisi 50-an. Kini dengan tambahan satu emas, Indonesia menduduki posisi ke-34 dunia di Olimpiade Tokyo.

Sejauh ini, Indonesia telah mengumpulkan satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu. Jika dibanding negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) lainnya, posisi Indonesia berada di peringkat pertama.

Pesaing Indonesia yang terdekat adalah Thailand dan Filipina (posisi 49 dunia) yang sama-sama meraih satu medali emas, tanpa perak dan perunggu. Adapun peringkat di bawahnya lagi adalah Malaysia (posisi 79 dunia) yang baru mengumpulkan satu medali perunggu. Negara-negara ASEAN lainnya sejauh ini belum mampu meraih medali di Olimpiade Tokyo.

Sumber : Republika.co.id

Kapal Pencuri Ikan Malaysia Nekat Tabrak Kapal Patroli KKP

Aspeksindo.or.id – Dua Kapal berbendera Malaysia Mencoba mencuri ikan di perairan Selat Malaka, Kepulauan Riau. Dalam Aksinya dua kapal tersebut menggunakan trawl dan pukat harimau , jelas ini sangat membahayakan laut indonesia .

Saat dikejar oleh petugas patroli KKP kapal Malaysia itu membuat beberapa manuver yang sangat berbahaya , bahkan hampir menabrak salah satu kapal milik petugas patroli Kementerian Kelautan dan Perikanan ini.

Kapal pencuri ikan Malaysia juga menebar jaring Trawl guna menghambat laju kapal Patroli Kementerian Kelautan dan Perikanan saat proses pengejaran .

Baja Juga : RS APUNG KARAM DR LIE

Sekitar 35 menit kejar kejaran di tengah laut , akhirnya petugas KKP berhasil menangkap kapal pencuri ikan milik malaysia tersebut , Kapten beserta anak buah kapal juga di tangkap .

Pendaftaran Festival Film Dokumenter Aspkesindo Di perpanjang

Aspeksindo.or.d – Hallo sahabat sineas gimana nih persiapan untuk lomba film dokumenter nya? , apakah masih dalam tahap proses pembuatan atau sudah hampir selesai tahap editing ? . .

Kami memohon maaf pada kalian para Sineas indonesia karena kami harus melakukan perpanjangan . Banyak nya keluhan yang masuk melalui kami , jadi kami terpaksa dengan berat hati dengan hasil rapat yang lakukan dengan panitia maka tanggal dan pengumpulan karya di perpanjang lagi .

Di Karenakan adanya ppkm yang diterapkan oleh presiden jokowi menjadi level 4 kami memperpanjang tanggal pendaftaran yang tadinya pada tanggal 10 Agustus batas pendaftaran menjadi tanggal 25 Agustus 2021 .

Berdasarkan kebijakan pemerintah tentang PPKM Darurat Jawa dan bali bahwa kami selaku panitia lomba yang bertanggung jawab penuh mengenai lomba Festival Film Dokumenter Aspeksindo ( FFDA ) , dimana tanggal waktu pendaftaran kami perpanjang menjadi tanggal 25 Agustus dan pengumpulan Berkas formulir tim serta karya visual Film dokumenter beserta poster dan trailer dikumpulkan pada tanggal 1 September 2021.

Kunjungi : Tata Cara Pendaftaran Festival Film Dokumenter Aspeksindo ( FFDA )

Untuk kalian yang sedang dalam proses pembuatan film maupun yang sudah hampir selesai dalam tahap editting masih ada waktu untuk mengoreksi atau menambahkan footage dan informasi mengenai narsum bila mana di rasa kurang dalam informasi film yang kalian kerjakan .

Semangat ya sahabat sineas jangan kasih kendor , walau ppkm tetaplah berkarya dengan hasil yang memuaskan tetap patuhi protokol kesehatan ketika proses pembuatan film . Di tunggu karyanya sahabat sineas

Jika film sudah selesai tahap pembuatan atau editting kalian bisa kirimkan semua berkas yang sudah kalian kumpulkan ke google drive dan kirimkan melalui email kami festivalfilmaspeksindo@gmail.com.

Kalau ada kendala informasi persyaratan, sahabat bisa hubungi tim panitia di link bio kami ya! .

Link : Pendaftaran Festival Film Dokumenter Aspeksindo ( FFDA )

Download Flyer Lomba

Covid-Apseksindo

Warga Thailand Membeli Vaksin COVID Melalui Shoppee, Habis Dalam 15 Detik

Aspeksindo.or.id (Bangkok) – Pemesanan vaksinasi COVID – 19 Moder yang pekan ini diluncurkan oleh sebuah rumah sakit di Thailannd terjual habis dalam hitungan menit setelah di tawarkan di platform dagang elektronik Shopee.

Dengan wabah yang memburuk dan kekhawatiran tentang kemanjuran vaksin yang ditawarkan secara local, warga Thailand sangat antusias untuk mendapatkan vaksin jenis mRNA, yang belum tersedia hingga mendekati akhir tahun.

“Vaksin tersebut terjual habis dalam hitungan menit” Kata juru bicara Shoppee pada jumat

Ia mengatakan bahwa penjualan vaksin menyebabkan gangguan kepadatan lalu lintas di halaman Rumah Sakit Phythai, yang menarik 2,6 Juta Pengunjung.

Rumah sakit menwarkan 1.800 slot untuk dosis vaksin Jenis Moderna dengan harga masing masing 1.650 baht ( Sekitar Rp736 ribu) melalui Shoppee , unit dari Sea Ltd. Yang berbasis di Singapura.

Vaksin telah terjual habis dengan cepat. Saya merasa kasihan pada mereka yang tidak mendapatkan vaksin tersebut.” Kata CEO rumah sakit Att Thongtang kepada Reuters.

Menurut seorang pembeli dari salah satu akun yang bernama “Loveujuforever” Vaksin itu habis dalam hitungan 15 detiik dan ia merasa sangat beruntung mendapatkan nya .

“Ini perjuanngan untuk mendapatkan vaksin” kata seorang pembeli lain bernama “Labellelabel”.

Permintaan vaksin Moderna telah meningkat setelah memeo kementerian kesehatan yang bocor menunjukan bahwa pemerintah Thailand sedang mempertimbangkan untuk meberikan suntikan vaksin mRNA pada para pekerja medis yang telah menerima dua dosis vaksin Sinovac.

Thailand juga menggunakan vaksin Jenis vector virus AstraZeneca , tetapi pakar kesehatan mendesak pemerintah untuk memasukan banyak vaksin mRNA dalam programnya, Seperrti Pfize dan BioNTech.

Rumah sakit swasta di Thailand, akan menerima lima juta dosis vaksin Moderna Antara tahun ini dan tahun depan 2022 . Thailand juga telah ememsan 20 juta dosis vaksin Pfizer – BioNTech, Untuk pengiriman setelah oktober mendatang .

Sumber: Reuters & Anteranews.com

"DPD RI Gelar FGD Soal RUU Daerah Kepulauan di Batam, Begini Harapan Nono Sampono",

“DPD RI Gelar FGD Soal RUU Daerah Kepulauan di Batam, Begini Harapan Nono Sampono”,

Aspeksindo.or.id, BATAM – DPD RI menggelar Focus Group Discussion(FGD) dengan tema Rakyat Yang Merata dan Berkeadilan”.

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring, perpaduan tatap muka di Hotel Aston dan melalui pertemuan virtual menggunakan aplikasi Zoom, Pada Selasa (29/6/2021).

Acara ini trut di hadiri secara tatap muka oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, Deputi Bidang Kordinasi Kedaultan Maritim dan Energi Basilio Dias Araujo, Seka Provinsi maluku Utara Drs. Syamsuddin Abdul Kadir.

Hadir juga perwakilan dari berbagai Kementerian/Lembaga , di antaranya dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Neger, Kementerian Maritim dan Investasi, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Kelautan dan perikanan, Kementerian Keuangan , DPRD.

Aspeksindo juga turut menghadiri undangan Acara ini guna mensukseskan RUU Kepulauan daerah agar di sahkan segera mungkin.

H.Ansar Ahmad (Gubernur Kepulauan Riau) mengatakan keberadaan UU Daerah Kepulauan dinilai mendesak demi mempercepat pembangunan di provinsi kepulauan.

beliau juga mengatakan selama ini pembangunan di daerah kepulauan belum bisa optimal, Karena perhitungan dana lokasi umum dan dana lokaksi daerah masih pada luas daratan .

“Al hasil hal ini berpengaruh pada pembangunan daerah kepulauan itu sendiri”

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono juga menyampaikan FGD ini bagian dari proses panjang daerah kepulauan mewujudkan dan pemerataan pembangunan.

Menurutnya, RUU Daerah Kepulauan Diharapkan dapat memperjuangan pemerataan pemabgunan di daerah, terutama daerah kepulauan di indonesia.

“Dalam rangka pemerataan pembangunan, ada daerah – daerah kepulauan yang masih tertinggal jauh dari kata maju , menset kemiskinan itu ada disana. Semoga dengan adanya RUU daerah kepulauan bisa menjawab persoalan pembangunan warga daerah kepulauan khususnya 8 Provinsi kepulauan dan 86 Kabupaten didalamnya” Ucap Pak Nono Sampono.

Daerah kepulauan, sebutnya, sangat mendukung dan menantikan RUU ini disahkan,karena dengan demikian daerah kepulauan bisa memiliki anggaran yang lebih banyak untuk mengembangkan daerahnya.

Nono juga menambahkan , selama ini daerah kepulauan tentu kesulitan untuk membangun di daerah guna pemerataan pembangunan .

Dia menilai RUU ini memiliki poten menjadi peran penting mempertahankan keutuhan NKRI. Menurutnya,, pemberian dana ke provinsi seharusnya lebih merata tidak hanya berdasarkan kepada populasi.

Menurut Nono, pengesahan Ruu tersebut membuktikan kehadiran negara bagi daerah kepulauan.

Aspeksindo Berkunjung Ke Bupati Belitung

Aspeksindo.or.id – Berkunjung ke Pulau Belitung (23/06/2021) guna melihat lokasi survei untuk acara HUT ASPEKSINDO Ke 4 sekaligus membicarakan mengenai RUU kepulauan bersama Bupati Belitong H. Sahani Saleh, S.Sos.

Bertempat di ruang kerja Bupati Belitung, Dr. Andi Fajar Asti, M.Sc selaku Direktur Eksekutif Aspeksindo hadir mewawancarai H. Sahani Saleh, S.Sos ., sebagai salah satu Kepala Daerah Pesisir di Belitung, Jumat (23/06/2021).

Pada kunjungan ini Direktur utama Aspeksindo, menanyakan mengenai kesiapan acara munas di belitung pada agustus mendatang kepada Bupati Belitung H.Sahani Saleh, S.Sos.

“Terkait acara munas disini kami sangat senang bila mana kami menjadi tuan rumah acara ini , dan untuk kesiapan kami sudah menyiapkan hotel untuk peserta yang akan datang , Mulai dari hotel bintang 3 sampai bintang 5 pun kami siapkan disini ” ujar Sahani Saleh, S.sos

“Untuk dibelitung pun wisatanya pun banyak dan pantainya pun banyak , apa lagi hotel yang menghadap ke arah pantai kami juga ada disini , kalau perlu pun nanti bisa di antar ke tempat lokasi hotel yang mau dijadikan acara” Ujar Sahani Saleh, S.sos

Tim aspeksindo dengan beberapa ajudan pun langsung melakukan suvei mengenai tempat yang akan dijadikan acara Musyawarah Nasional (munas) nanti .

Antara lain :

  • BW Suite Hotel
  • Hotel Santika
  • Havana Mutiara

Tim Aspeksindo juga mengunjungi beberapa tempat wisata dibelitung.